Sunday, June 28, 2015

Sehat dengan Berpuasa




SEHAT DENGAN BERPUASA


Puasa Ramadhan merupakan bagian dari ibadah yang wajib dilakukan ummat Islam berupa tidak makan dan minum serta menghindari hal-hal yang membatalkan puasa sejak matahari terbit sampai terbenam dengan rentang waktu 12-14 jam tergantung daerah yang ditempati. Sebagaimana firman Allah SWT dalam surat Al-Baqarah ayat 183 yang berbunyi :



Artinya : “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa”
Puasa ramadhan memiliki banyak keutamaan, diantaranya merupakan sarana penting untuk mencapai takwa, dan salah satu sebab untuk mendapatkan ampunan atas dosa-dosa, pelipatgandaan kebaikan, dan pengangkatan derajat. Allah telah menjadikan ibadah puasa khusus untuk diri-Nya diantara amal-amal ibadah lainnya. Firman Allah dalam hadist yang disampaikan oleh Nabi SAW:
Puasa itu untuk-Ku dan aku langsung membalasnya. Orang yang berpuasa mendapatkan dua kesenangan, yaitu kesenangan ketika berpuasa dan kesenangan ketika berjumpa dengan Tuhannya. Sungguh, bau mulut orang berpuasa lebih harum daripada aroma kasturi
Ramadhan adalah bulan pelatihan dan pengaturan diri, dengan harapan bahwa pelatihan ini akan berlangsung juga setelah Ramadhan berakhir. Kebaikan yang di dapat dari pelajaran selama bulan puasa Ramadhan dalam hal asupan makanan, disiplin dalam segala hal dalam menjalankan perintah dan menjauhi larangan, hal ini sangat bermanfaat seluruhnya bagi kehidupan orang tersebut. Selama bulan puasa Ramadhan, pada dasarnya hanya mengganti makan pada siang hari menjadi malam hari, melewatkan makan siang dan sarapan pada dini hari (sahur) dan tidak makan atau minum sampai terbenamnya matahari. Pada kenyataanya tidak makan dan minum pada periode ini tidak buruk sama sekali bagi tubuh, tidak minum sepanjang hari menyebabkan konsentrasi semua cairan dalam tubuh yang menghasilkan sedikit dehidrasi, namun tubuh memiliki konservasi air sendiri.
Manfaat puasa Ramadhan dalam efek fisiologis yaitu menurunkan gula darah, menurunkan kolesterol, dan menurunkan tekanan darah sistolik. Oleh karena itu, puasa Ramadhan menjadi rekomendasi yang ideal untuk pengobatan ringan, sedang, sampai berat diantaranya seperi diabetes non-insulin, obesitas, dan hipertensi esensial. Adapun efek psikologis dari manfaat puasa yaitu mendapatkan kedamain dan ketenangan jiwa bagi siapa saja yang berpuasa selama bulan Ramadhan. Meminimalisir permusuhan pribadi, dan tingkat kejahatan juga menurun. Secara medis, perbaikan psikologis ini berkaitan dengan stabilisasi yang lebih baik dari glukosa darah selama puasa, Juga, manfaat dari membaca Al-Quran yang menambah ketenangan hati dan pikiran, dan meningkatkan daya ingat. Beberapa manfaat kesehatan dibulan ramadhan diantaranya:

1.       Baik bagi kesehatan jantung dan pembuluh darah

Sakit jantung tidak dipungkiri lagi merupakan salah satu penyakit yang paling ditakuti oleh kebanyakan orang didunia, apalagi di Indonesia dengan jumlah perokok makin meningkat tiap tahunnya,  penyakit jantung adalah ancaman nyata. Sesungguhnya dengan berpuasa, bisa meninggalkan kebiasaan merokok. Ketika berpuasa, tubuh kita ternyata melakukan peningkatan HDL dan penurunan LDL yang menurut penelitian “chronobiological” ternyata hal tersebut merupakan hal yang sehat bagi jantung dan pembuluh darah.

Selain menahan lapar dan haus, puasa juga mengharuskan kita menahan amarah. Hal ini membuat keadaan psikologis seseorang menjadi lebih tenang dan secara ilmiah akan menurunkan kadar adrenalin dalam tubuh. Minimnya adrenalin akan memberikan efek baik pada tubuh seperti: mencegah pembentukan kolesterol dan kontraksi empedu yang lebih baik dimana hal ini dapat mengurangi resiko penyakit pembuluh darah, jantung dan otak seperti jantung koroner, stroke dan lainnya. Berdasarkan penelitian, orang yang berpuasa akan mengalami penurunan kadar kolesterol jahat didalam darah. Dengan menurunnya kadar kolesterol, maka dapat mengurangi risiko akan penyakit jantung maupun stroke. Terlebih bagi mereka yang sedang menjalani program diet sehat, dengan berpuasa akan mudah menurunkan tingkat kolesterol. Puasa membiasakan kesabaran, menguatkan kemauan, mengajari dan membantu bagaimana menguasai diri, serta mewujudkan dan membentuk ketakwaan yang kokoh dalam diri, yang ia merupakan hikmah puasa yang paling utama.

2.      Mengurangi kegemukan

Secara ilmiah berpuasa juga berdampak pada penurunan berat badan. Dengan berpuasa usus-usus dalam tubuh akan lebih bersih dari sisa-sisa endapan makanan, Endapan makanan inilah yang bila kelebihan akan menjadi lemak diperut. Selain itu berpuasa juga memperbaiki sistem pencernaan kita, sehingga sirkulasi makanan dan buang air menjadi lebih lancar. Ketika menjalani puasa sebulan penuh pola makan akan lebih teratur dan terjaga. Tak perlu menjalani diet yang berlebihan, cukup makan dan minum seadanya ketika sahur dan berbuka. Kamu yang memiliki berat badan lebih juga akan mengalami penurunan.

3.      Pencegah dan penyembuh penyakit mental

Otak kita didalamnya memiliki fungsi pembersih dan penyehat otak dengan bantuan sel yang disebut dengan “neuroglial cells”. Saat berpuasa, sel-sel neuron yang mati atau sakit, akan “dimakan” oleh sel-sel neuroglial ini, dimana hal ini akan berdampak pula pada mental seseorang. bahkan, seorang ilmuwan di bidang kejiwaan yang bernama Dr. Ehret menyatakan bahwa: “Beberapa hari berpuasa akan memberikan dampak pada kesehatan fisik dan lebih lanjut untuk mendapatkan kesehatan mental, seseorang harus menjalani puasa lebih dari 21 hari”. Ketika berpuasa, neurotropik yang diturunkan dari otak akan mengalami peningkatan. Dengan begitu, tubuh akan memproduksi sel otak lebih banyak dari biasanya sehingga kinerja otak juga akan semakin meningkat. Orang berpuasa juga mengalami penurunan hormone kortisol yang diproduksi oleh kelenjar adrenal, hal ini akan menurunkan tingkat stress yang dialami.

4.      Sehat bagi ginjal

Ginjal berperan sebagai penyaring zat berbahaya yang berasal dari makanan dan minuman yang kita konsumsi. Penghentian konsumsi air pada saat berpuasa terbukti efektif untuk meningkatkan konsentrasi urin pada ginjal, serta dapat meningkatkan kekuatan osmosis pada urin antara 1.000-12.000 ml osmosis/ kg air. Pada kondisi tertentu, ini akan sangat memberikan perlindungan tersendiri terhadap fungsi ginjal. Kekurangan air pada saat berpuasa ternyata dapat meminimalkan jumlah volume air pada darah.

Apabila terjadi kondisi seperti itu akan berakibat memacu kinerja mekanisme lokal pengatur pembuluh darah, serta dapat menambah prostaglandin yang nantinya dapat memacu fungsi dan kerja sel darah merah. Oleh karena itu, berpuasa merupakan salah satu cara yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan ginjal kita. Terutama untuk mereka yang sudah memiliki penyakit ginjal, akan lebih baik jika rutin melaksanakan puasa juga.

5.      Pencegah diabetes dan kelebihan nutrisi lainnya

Obesitas, hiperkolesterol, diabetes dan penyakit yang diakibatkan kelebihan nutrisi lainnya adalah akibat dari tubuh mengalami kelebihan kadar gula darah dan kolesterol. Dengan berpuasa konsumsi gula dan makanan berlemak dapat lebih terkontrol dan dikurangi yang akan berdampak baik bagi kembalinya keseimbangan kadar gula dan kolesterol tersebut. Puasa meningkatkan pemecahan glukosa sehingga tubuh bisa mendapatkan energi. Ini mengurangi produksi insulin yang terletak pankreas. Glukagon diproduksi untuk memfasilitasi pemecahan glukosa. Hasil dari puasa adalah pengurangan gula darah.

6.      Penawar sakit sendi/encok

Berpuasa dengan teratur akan meningkatkan sel penetral alami dalam tubuh kita yang akan membuat sakit encok lambat laun menuju kesembuhan. Sebuah penelitian menemukan adanya korelasi antara meningkatnya kemampuan sel penetral (pembasmi bakteri) dengan membaiknya radang sendi penyebab encok.

7.      Menetralkan racun

Manfaat puasa ramadhan untuk kesehatan juga berperan untuk menetralkan racun dalam tubuh.  selama berpuasa, tubuh akan melakukan detoksifikasi atau mengeluarkan racun dari system pencernaan. Saat tubuh menggunakan cadangan lemak untuk membentuk energi, cadangan lemak akan membakar setiaap racun berbahaya yang ada dalam tubuh. Dengan tidak makan atau minum sepanjang hari tubuh akan ditawarkan kesempatan langka untuk detoksifikasi sistem pencernaan sebulan penuh. Ketika makanan dalam tubuh menjadi cadangan lemak untuk menciptakan energi, juga akan membakar diri setiap racun berbahaya yang mungkin hadir dalam timbunan lemak. Ini merupakan batu loncatan yang sempurna untuk gaya hidup sehat secara konsisten juga setelah Ramadhan.

8.      Puasa meningkatkan kecerdasan otak

Tidak diragukan lag,i Anda akan menyadari efek positif puasa dapat memiliki kesejahteraan mental dan fokus spiritual, kekuatan otak meningkat dengan puasa Ramadhan, bahkan lebih signifikan daripada yang Anda kira. Sebuah studi yang dilakukan oleh para ilmuwan di Amerika Serikat menemukan bahwa fokus mental dicapai selama Ramadan meningkatkan, tingkat faktor neurotropik yang diturunkan dari otak yang menyebabkan tubuh untuk menghasilkan sel-sel otak lebih banyak, sehingga meningkatkan fungsi otak. Demikian juga, penurunan yang berbeda dalam jumlah hormon kortisol, yang dihasilkan oleh kelenjar adrenal, berarti bahwa tingkat stres sangat berkurang baik selama dan setelah Ramadhan.

9.      Puasa menurunkan darah tinggi
Puasa merupakan salah satu metode non-obat untuk mengurangi tekanan darah. Ini membantu untuk mengurangi risiko aterosklerosis. Aterosklerosis menyumbat arteri oleh partikel lemak. Selama puasa glukosa dan lemak yang digunakan untuk menghasilkan energi. Tingkat metabolisme berkurang selama puasa. Hormon ketakutan-penerbangan seperti adrenalin dan noradrenalin juga berkurang. Hal ini membuat metabolisme stabil. Manfaatnya adalah penurunan tekanan darah.
10.  Diet cepat dan sehat
Salah satu masalah utama dengan diet ekstrim adalah bahwa setiap penurunan berat badan sering cepat kembali bertambah. Hal ini tidak terjadi dengan Ramadhan. Penurunan makanan yang dikonsumsi di seluruh puasa menyebabkan perut secara bertahap menyusut, yang berarti harus makan lebih sedikit makanan untuk merasa kenyang. Jika ingin masuk ke dalam kebiasaan makan yang sehat maka Ramadan adalah waktu yang tepat untuk memulai. Ketika itu nafsu makan lebih rendah daripada sebelumnya, dan akan jauh lebih kecil kemungkinannya untuk overindulge dengan makan.
11.  Menyerap lebih banyak nutrisi
Dengan tidak makan sepanjang hari selama bulan Ramadhan, akan menemukan bahwa metabolisme menjadi lebih efisien, yang berarti jumlah nutrisi yang diserap dari makanan membaik. Hal ini karena peningkatan hormon yang disebut adiponectin, yang diproduksi oleh kombinasi puasa dan makan di malam hari, dan memungkinkan otot-otot untuk menyerap lebih banyak nutrisi. Hal ini akan menyebabkan manfaat kesehatan bagi seluruh tubuh, seperti berbagai bagian dapat lebih baik menyerap dan memanfaatkan nutrisi yang organ butuhkan untuk lebih berfungsi.
12.  Puasa memperbaiki sistem pencernaan
Selama berpuasa, organ-organ pencernaan beristirahat. Fungsi fisiologis normal terus terutama produksi sekresi pencernaan, tetapi dengan harga berkurang. Latihan ini membantu untuk menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh. Pemecahan makanan terjadi pada tingkat yang stabil. Pelepasan energi juga mengikuti pola bertahap. Namun, puasa tidak menghentikan produksi asam di lambung. Ini adalah alasan pasien dengan ulkus peptikum disarankan untuk mendekati puasa dengan hati-hati.
13.  Puasa meningkatkan imunitas
Ketika seorang individu melakukan puasa, hal ini dapat meningkatkan kekebalan tubuh. Penghapusan racun dan pengurangan lemak pada tubuh. Ketika seseorang memakan buah maka mereka meningkatkan cadangan tubuh dengan vitamin dan mineral. Vitamin A dan E adalah antioksidan yang baik tersedia dalam buah-buahan. Mereka membantu untuk meningkatkan kekebalan tubuh. Tubuh lebih sehat dan kebal terhadap penyakit. Saat berpuasa, mengalami peningkatan limfosit, bahkan hingga 10 kali lipat. Hal ini tentu akan  sangat baik bagi tubuh sehingga tubuh kebal terhadap serangan virus. Berpuasa akan menjadikan tubuh lebih sehat dan terhindar dari berbagai penyakit.

PEMUDA UNTUK BANGSA




ESAI : Peran dan Kontribusi untuk Masyarakat dan Bangsa di 5 tahun mendatang
Nurul Hikmahwati-UIN Jakarta-Pendidikan Biologi
PEMUDA UNTUK BANGSA
Indonesia merupakan negara yang sangat kaya akan sumber daya alam. Kekayaan tersebut akan sangat bermanfaat bagi masyarakat dan Bangsa Indonesia apabila di lestarikan dan di kelola seoptimal mungkin. Pelestarian dan Pengelolaan sumber daya alam Indonesia tentu membutuhkan seorang yang memiliki jiwa kepedulian terhadap alam. Tentunya peran pemuda sangatlah penting. Peran pemuda dalam melestarikan lingkungan hidup dan mengelola sumber daya alam sangatlah besar. Pemuda merupakan generasi penerus sekaligus pembaharu yang kelak akan mewarisi bangsa ini, termasuk kekayaan sumber daya alam dan lingkungan hidup di dalamnya. Bahkan sekarang kata “warisan” sebaiknya diganti dengan kata “titipan” karena kita harus meneruskan warisan itu kepada generasi yang akan datang. Titipan kekayaan sumber daya alam dan lingkungan hidup ibarat tongkat estafet di mana pemuda menjadi bagian di dalamnya. Agar estafet dan amanat itu terjaga, tidak bisa tidak, pemuda harus berperan aktif akan melestarikan lingkungan hidup.
Kini, kerusakan akan negeri ini semakin tidak terkendali di mana laju deforestasi hutan, pencemaran udara dan pencemaran air, krisis air bersih, langkanya flora dan fauna, hingga musnahnya terumbu karang semakin nyata. Negeri yang melimpah akan kekayaan sumber daya alam dan lingkungan hidup semakin terancam. Titipan berharga ini mulai terkoyak dan tercabik-cabik. Yang harus terpikirkan oleh kita semua yaitu bagaimana Indonesia di 5 tahun mendatang dan bagaimana Bangsa Indonesia harus menghadapinya??
Pemuda sebagai pewaris dan penerus estafet kekayaan alam, sekali lagi harus membuktikan peran menjadi pemimpin dan pelopor usaha pelestarian lingkungan hidup. Estafet kekayaan alam Indonesia harus terus berlanjut. Salah satu peran pemuda dalam menjaga titipan kekayaan alam dan pelestarian lingkungan hidup dengan melakukan hal-hal kecil dimulai dari diri sendiri diantaranya selalu memegang prinsip “cinta hijau” yaitu dengan menanam tumbuhan dan selalu membiasakan hidup sehat.
Seseorang hanya dengan menanam satu tumbuhan saja dan membiasakan hidup sehat akan mempunyai dampak positif. Bayangkan apabila Bangsa Indonesia ini seluruhnya menanam tumbuhan di sekitar rumahnya. Dampak positif akan sangat dirasakan, seperti mengurangi dampak efek rumah kaca yang menimbulkan perubahan iklim, mengurangi terjadinya kebanjiran, mengurangi terjadinya pencemaran udara ataupun pencemaran air, air bersih melimpah, dan banyak lagi manfaat yang bisa kita rasakan di 5 tahun yang akan datang.

Saturday, June 6, 2015

Caulobacter crescentus Penghasil Lem Terkuat di Dunia



Caulobacter crescentus Penghasil Lem Terkuat di Dunia
Caulobacter crescentus

Tahukah Kamu??
Selama ini banyak produk zat perekat yang dihasilkan berbagai pabrikan di sejumlah Negara. Namun tahukah Kamu bahwa semua zat perekat buatan manusia tersebut belum ada apa-apanya dibanding lem produksi bakteri. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa bakteri air tawar Caulobacter crescentus mengeluarkan semacam zat yang sangat lengket berbahan dasar gula. Saking lengketnya lem produksi bakteri tersebut mampu menahan tarikan beberapa mobil sekaligus Dengan kekuatan merekatkan hampir ton per inci persegi.

Morfologi
Caulobacter crescentus merupakan bakteri nonfotosintetik uniseluler. Bakteri ini mempunyai prosteca, stalk. Ujung distal bersifat adhesive, sel-sel C. crescentus dapat menempel pada substrat individu atau berkoloni, tiap koloni terdiri dari sejumlah sel memancar dari massa pusat bahan adesif. Caulobacter crescentus berkembangbiak dengan melakukan pembelahan biner asimetrik. Sel anak memiliki satu flagel polar. Setelah dewasa, anak akan kehilangan flagela nya dan mulai mengembangkan prosteca. Dalam sel dewasa (induk), prosteca dapat menunjukkan satu atau lebih pita bersilang, masing-masing menandai peralihan siklus selnya. (Prescott, Harley, Klein, 2005, Microbiology Sixth Edition). “Famili Caulobacteraceae sel berupa batang, lurus atau bengkok. Dalam fase mengembara, sel-sel mempunyai flagel. Dalam fase diam, sel-sel bertangkai. Tangkai melekat pada substrat. Gram negative. Pembiakan secara transversal. Flagel monotrik” (Dwidjoseputro, 2010. Dasar-Dasar Mikrobiologi). Caulobacter crescentus merupakan kingdom Bacteria, phylum Proteobacteria, kelas α-Proteobacteria, ordo Caulobacterales, family Caulobacteraceae, genus Caulobacter. “Alpha proteobacteria also include many nonphototrophic heterotrops of soil and water. Many aquatic and soil heterotrophs are oligotrophs adapted to extremely low nutrient concentrations; an example is Caulobacter crescentus” (Slonczewski dan Foster, 2009, Microbiology an evolving science).

Habitat
C. crescentus berkemampuan hidup dalam kondisi yang miskin nutrisi, yang menjelaskan keberadaannya dalam air bersih. C. crescentus tidak berbahaya bagi kesehatan manusia karena tidak menghasilkan racun bagi manusia. (Fakta Ilmiah, 2010, Caulobacter Penghasil lem terkuat). Menurut Dwidjoseputro dalam buku nya yang berjudul Dasar-daras Mikrobiologi (2010) menyatakan bahwa habitat Caulobacter crescentus di air tawar dan air laut.


Peran Ekologi
Caulobacter crescentus juga berperan penting dalam siklus karbon. Bakteri ini dapat memperoleh energi dan karbon dari pengurangan senyawa karbon. Ini sangat efisien dalam memperoleh molekul karbon yang digunakan untuk pertumbuhan, tanpa menambah sumber karbon (kiranya menyerap denga cukup senyawa karbon atmosphere). “that isi, it is a facultative methylotroph and can derive both energy and carbon from reduced one-carbon compounds. It is so efficient at acquiring one-carbon molecules that it can grow in a medium without an added carbon source (presumably the medium absorbs sufficient atmospheric carbon compounds)” (Prescott, Harley, Klein, 2005, Microbiology Sixth Edition).

Peranan Positif Caulobacter crescensus
Caulobacter crescentus, menghasilkan salah satu zat adhesif (lem) yang paling kuat di dunia, dan menggunakan lem tersebut untuk menempelkan dirinya sendiri di lingkungan yang basah. Bakteri ini memiliki dua tahap kehidupan, pertama pada saat berenang di lingkungannya dengan didorong oleh flagellum, dan tahapan kedua adalah pada saat menanamkan dirinya sendiri ke permukaan yang basah. Pada tahap ini, mekanisme pembuatan semen (lem) dan penguncian diri yang kompleks, menggantikan flagellum yang juga sangat kompleks. Riset ini dapat membantu para ilmuwan dalam pengembangan segala sesuatu, mulai dari pencuci WC sampai krim antibakteri (“Video Microscopy Unveils the Tricks of Nature’s Toughest Glue,” Popular Science, 10 Feb. 2012, koran.tempo.co). Para ilmuan menemukan kalau mereka harus memakai gaya sekitar 1 mikronewton untuk memisahkan satu bakteri Caulobacter crescentus dari pipet kaca. Karena C.crescentus sangat kecil, gaya tarik sekuat 1 mikronewton menghasilkan stress besar, besarnya 70 newton per milimeter persegi. Stress yang dapat ditahan oleh adhesi bakteri setara dengan 0.775 ton per cm persegi. Bandingkan dengan lem super komersial yang gaya gesernya hanya 18 hingga 28 newton per milimeter persegi. Secara hipotesis, lem produksi C. crescentus dapat diproduksi massal dan dipakai. Masalahnya adalah bagaimana memproduksi lem ini tanpa membuat lemnya lengket pada mesin pembuatnya. Bayangkan, untuk melepaskan lem ini dari daerah seluas buku tulis biasa, perlu tarikan lima buah mobil. (Fakta Ilmiah, 2010, Caulobacter Penghasil lem terkuat).

Peranan Negatif Caulobacter crescentus
Caulobacter crescentus menghasilkan lem terkuat di dunia. Dengan kekuatan lem tersebut, maka untuk melepaskan dari mesin pembuatnya perlu tenaga yang luar biasa. Bayangkan untuk melepaskan lem ini dari daerah seluas buku tulis biasa saja perlu tarikan lima buah mobil. Akan sangat membutuhkan tenaga dan biaya yang sangat banyak.

Kaitan dalam Masyarakat
Karena habitat Caulobacter crecentus ini hidup di air yang bersih, maka bakteri ini dapat dijadikan sebagai indikator pencemaran air oleh manusia.

DAFTAR PUSTAKA

Dwidjoseputro. Dasar-Dasar Mikrobiologi. Jakarta: Djambatan. 2010.
Prescott, Harley dan Klein. Microbiology Sixth Edition. New York: The McGraw-Hill Companies.Inc. 2005.
Slonczewski, John dan Foster, John. Microbiology an Evolving Science. New York: Norton Company. 2009.
Anonim. Bakteri Pembuat Lem Terlengket di Bumi. http://koran.tempo.co/konten/2012/02/14/264669/Bakteri-Pembuat-Lem-Terlengket-di-Bumi. 2012. Diakses pada tanggal 05 Juni 2015 pukul 19.25 WIB.
The x, Caulobacter penghasil lem terkuat di dunia. http://www.faktailmiah.com/2010/09/28/caulobacter-penghasil-lem-terkuat-di-dunia.html. 2010. Diakses pada tanggal 05 Juni 2015 pukul 19.23 WIB.

Wednesday, April 22, 2015

Artikel Mikroba dalam Kehidupan sehari-hari : Mikroba dan Handuk 

 

 

Bakteri merupakan organisme sel tunggal yang berukuran sangat kecil. Bakteri hidup dimana-mana, termasuk di dalam tubuh kita ataupun benda-benda yang kita gunakan sehari-hari. Bakteri banyak berperan dalam proses yang terjadi di dalam tubuh kita baik yang menguntungkan atau merugikan. 

Handuk merupakan salah satu benda yang digunakan dalam kebutuhan kita sehari - hari. Kain tebal yang dapat menyerap cairan ini sering digunakan sebagai alat untuk menyerap keringat, mengeringkan badan, dan sebagainya. Handuk dengan segala fungsinya itu, apabila tidak diganti ataupun dicuci akan sangat rentan diserang oleh berbagai mikroba yang dapat membahayakan kesehatan. Tim peneliti yang diketuai pakar mikrobiologi Charles Gerba mengatakan handuk mandi bisa menjadi tempat bersarang kuman. Pasalnya, kondisi handuk yang lembab membuat bakteri dan jamur bisa tumbuh subur. Sementara, lap handuk pada dapur menjadi tempat utama bakteri berkembang karena biasa digunakan untuk membersihkan area-area yang kotor (ABC News, 2014). 

Handuk yang terlalu lama digunakan tanpa dicuci, maka dipastikan akan dapat mempercepat pertumbuhan bakteri yang terdapat pada handuk tersebut. Diperparah lagi jika musim penghujan datang, kondisi udara yang lembab akan menimbulkan berbagai jenis bakteri untuk berkembang dengan cepat. Pertumbuhan mikroba bergantung pada kemampuannya dalam membelah diri (pembelahan biner) dan laju pertumbuhan seperti waktu bergenerasi dan tahapannya. Pembagian sel bakteri terjadi melalui pembelahan biner dari satu sel menjadi dua. Selama pembelahan biner, sel induk akan membesar, menduplikatkan kromosom, dan membentuk sekat transversal di pusat sel sehingga membagi dua sel anak. Proses ini terus diulang pada waktu tertentu, sehingga dapat meningkatkan populasi bakteri (Meiry Fadilah Noor, 2011). 

Handuk mandi menyimpan lebih banyak bakteri berbahaya dibandingkan peralatan rumah tangga lainnya. Bakteri yang berkembang di dalam handuk dapat menimbulkan penyakit yang cukup serius terhadap tubuh kita, misalnya penyakit kulit, paru-paru hingga penyakit otak. Perkembangan bakteri yang berada pada handuk yang jarang di cuci sangat cepat, bisa sampai 20 menit dapat membelah diri menjadi ribuan. Hal ini diperparah dengan tingkat kelembaban tinggi yang mendukung pertumbuhan bakteri. Ini yang perlu diketahui bagaimana bakteri dapat tumbuh serta siklus dan perkembangan bakteri yang mendukung ada pada handuk kita. 

Sebagai pengontrolnya, kita bisa menjemur handuk di tempat yang kering dan terik ketika selesai menggunakannya. Hal ini dimaksudkan untuk mengurangi tingkat kelembaban, sehingga perkembangan bakteri bisa dikurangi. Kelly Reynold, seorang peneliti dari University of Arizona mengungkapkan bahwa tidak menjemur handuk di tempat yang lembab, yang akibatnya justru mempercepat perkembangan bakteri yang terdapat dalam handuk. Mencuci handuk menggunakan detergen yang efektif untuk membunuh bakteri. Walaupun kita sudah mencuci handuk dengan detergen dan sudah mengeringkannya, itu hanya sedikit mengurangi kontaminasi mikroba. Bakteri tersebut akan muncul kembali jika kondisi handuk tetap basah. 

Charles kembali menjelaskan bahwa Coliform, Escerichia coli dan Salmonella tidak mudah mati dan bertahan saat proses pengeringan kain atau handuk. Bakteri tersebut bisa saja hidup dan tumbuh kembali jika lap dan handuk basah atau lembab lagi (Hestianingsih, Wolipop.com 2014).

 Para peneliti dari University of Arizona mengungkapkan bahwa handuk yang sering dipakai sebagai lap tangan atau sebagai alas tangan mengangkat panic mengandung bakteri yang sangat banyak. Handuk tersebut mengandung 89% bakteri coliform dan 25,6% bakteri Escheria coli. Dua bacteria tersebut dapat memicu timbulnya penyakit kulit, diare, bahkan kanker. 

Bakteri Coliform merupakan golongan mikroorganisme yang lazim digunakan sebagai indicator, di mana bakteri ini dapat menjadi sinyal untuk menentukan suatu sumber air telah terkontaminasi oleh pathogen atau tidak. Berdasarkan penelitian, baktei Coliform ini menghasilkan zat etionin yang dapat menyebabkan kanker apabila terkontaminasi dengan manusia atau hewan. Selain itu juga bakteri pembusuk ini juga memproduksi bermacam-macam racun seperti indol dan skatol yang dapat menimbulkan penyakit bila jumlahnya berlebih di dalam tubuh. Bakteri Coliform dapat digunakan sebagai indicator karena densitasnya berbanding lurus dengan tingkat pencemaran air. Bakteri ini juga memiliki daya tahan yang lebih tinggi dari pada pathogen serta lebih mudah diisolasi dan ditumbuhkan.

Bakteri Coliform merupakan bakteri gram negatif berbentuk batang dan beberapa galur dari bakteri tersebut, terutama Eschericia coli diketahui dapat mengakibatkan diare pada manusia dan hewan. Pada umumnya, penyakit bacterial tersebut ditularkan melalui air yang tercemar ketika mandi dan menggunakan handuk untuk mengeringkannya, sehingga handuk terkontaminasi oleh bakteri Escerichia coli. Berdasarkan hasil penelitian, menunjukkan bahwa kandungan Coliform dalam air sumur daerah karangmalang adalah jauh dari ambang batas normal yang ditetapkan WHO (Wuryastuti, Jurnal Sain Veteriner 2000). 

Gerba mengatakan guna mematikan bakteri, jamur, dan kuman pada handuk, baik itu handuk mandi atau lap handuk di dapur, mencucinya menggunakan mesin cuci saja tidak cukup. Bahkan, merendam handuk di cairan pemutih selama 2 menit dikatakan Gerba lebih efektif membunuh kuman dan bakteri. 

Sementara itu, Prof Anthony Hilton, kepala biological and biomedical sciences di Aston University menuturkan bakteri bisa bertahan hidup sampai di suhu 37 derajat. Maka dari itu ia menyarankan sebaiknya handuk di rendam terlebih dahulu dengan air hangat sebelum mencucinya. 

Ketua Laboratorium Mikrobiologi FKUI, Anis Karuniawati, menegaskan pentingnya menjaga kebersihan dengan mencuci dan mengganti peralatan rumah berbahan kain khusunya handuk secara rutin. Anis mengatakan waktu yang ideal untuk mengganti handuk adalah setiap hari atau paling lama 3 hari sekali. 

Tubuh manusia bisa mentransfer kuman atau bakteri ketika menggunakan handuk mandi saat kondisi tubuh kotor atau sekadar mengeringkan wajah serta tangan setelah dari kamar mandi. Apalagi, setelah itu tangan digunakan untuk mengambil makanan dan dimasukkan ke mulut, infeksi pun bisa terjadi. (Gerba, ABC News 2014). 

Bahaya terbesar dalam makanan adalah adanya bakteri pathogen dalam makanan akibat terkontaminasinya makanan dari bakteri Coliform yang terdapat dalam handuk. Bakteri Coliform dan Escerichia coli apabila bercampur dengan makanan dapat menyebabkan keracunan makanan. Makanan masak merupakan campuran bahan yang lunak dan sangat disukai oleh bakteri. Kondisi yang optimum bagi bakteri pathogen dalam makanan akan mengakibatkan bakteri tumbuh berlipat ganda dalam janka waktu antara 1-2 jam. Depkes RI (1999) menyebutkan bakteri akan tumbuh dan berkembang dalam makanan dengan suasana yang cocok untuk pertumbuhan bakteri diantaranya adalah suasana makanan yang banyak protein dan banyak air, pH normal (6,8-7,0) serta suhu optimum 10 oC -60oC. 

Bakteri Coliform dan Escerichia coli apabila bercampur dengan makanan dapat menyebabkan keracunan makanan. Hal ini disebabkan oleh tertelannya racun (toksin) yang diproduksi oleh bakteri selama tubuh dalam makanan. Gejala keracunan makanan oleh bakteri dapat berupa sakit perut, diare, mual, muntah atau kelumpuhan. Escerichia coli secara normal terdapat pada saluran usus besar/kecil pada anak-anak dan orang dewasa sehat, dan jumlahnya dapat mencapai 109 CFU/g. Jika makanan yang telah terkontaminasi bakteri ini masuk ke dalam saluran pencernaan, akan menimbulkan gejala sakit perut, mual, muntah dan diare. Waktu inkubasi E.coli 8-24 jam (rata-rata 11 jam). Escerichia coli termasuk bakteri Gram negative yang tidak membentuk spora, berbentuk batang, anaerob fakultatif dan tergolong dalam family Enterobacteriaceae dengan suhu optimal bagi pertumbuhannya adalah 37oC. Bakteri E.coli akan tumbuh pada kisaran pH 4,4-8,5.

 Referensi ; 

Fadilah Noor, Meiry. Mikrobiologi Dasar. Ciputat: Program studi pendidikan biologi. 2011

Wuryastuti, Analisis Bakteri Coliform dalam Air Sumur dan Kemungkinan Efek Biopatologik. jurnal sain veteriner. 2000

Anonim.Mikroba.http://staff.uny.ac.id/sites/default/files/NUTRISI%20MIKROBA%20A.pdf. Diakses pada tanggal 22 April 2015 pukul 20.53 WIB. 

Anonim. Bakteri dan Kuman bisa tumbuh subur di handuk.http://health.detik.com/read/2014/11/16/100939/2749482/763/hii-bakteri-dan-kuman-pun-bisa-tumbuh-subur-di-handuk-mandi. Diakses pada tanggal 22 April 2015 pukul 21.05 WIB 

Anonim. Mikrobiologi.http://eprints.unsri.ac.id/1786/2/Mikrobiol2012_OK.pdf. Diakses pada tanggal 22 April 2014 pukul 20.44 WIB 

Aguswirawa. BABIISN. http://digilib.unimus.ac.id/files/disk1/113/jtptunimus-gdl-aguswirawa-5641-2-babiis-n.pdf. Diakses pada tanggal 22 April 2015 pukul 20.34 WIB. 

Baihaqi,Muhammad.BAB2KTI.http://eprints.undip.ac.id/44843/3/MuhammadBaihaqyIbnuHakim_22010110110133_Bab2KTI.pdf. Diakses pada tanggal 22 April 2015 pukul 20.35 WIB. 

Gerba. Mikroba pada Handuk. http:abcnews.com/mikroba-pada-handuk/pdf. Diakses pada tanggal 22 April 2015 pukul 21.00 WIB.

Hestianingsih, Handuk mandi benda paling banyak sebarkan kuman di rumah.  http://wolipop.detik.com/read/2014/11/17/162245/2750638/1135/handuk-mandi-benda-paling-banyak-sebarkan-kuman-di-rumah. Diakses pada tanggal 22 April 2015 pukul 20.36 WIB 

Sajida,Agsa.Balitbang.http://balitbang.pemkomedan.go.id/tinymcpuk/gambar/file/Agsa%20Sajida.pdf. Diakses pada tanggal 22 April 2015 pukul 20.56 WIB.